Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Oracle = urapan yang kuat (awan yang padat) sehingga doa dijawab oleh Tuhan. Kita menjadi rumah doa, hanya melihat Tuhan dan dilihat oleh Tuhan. Kita hanya berseru, berserah kepada Tuhan dan Tuhan menjawab doa kita, Tuhan yang bertindak atas hidup kita.

Ibrani 12:14
12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

Syaratnya adalah:
  1. Kejarlah kekudusan = menghargai penggembalaan, ruangan suci, ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, tergembala dengan benar dan baik. Kita bisa menikmati firman penggembalaan.

    Ibrani 12:15-16

    12:15 Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
    12:16 Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.

    Kita mengalami penyucian dari keinginan jahat (cinta uang), keinginan najis (dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan), kepahitan (iri, benci).

  2. Berusaha hidup damai = menghargai korban Kristus.
    Kita selalu berdamai dengan Tuhan dan sesama. Kita bisa saling mengaku dan saling mengampuni, maka darah Yesus mengampuni dosa kita sampai tidak ada bekasnya. Kita damai sejahtera.
Kehidupan yang suci dan damai, bisa melihat Tuhan, bisa berseru, berserah kepada Tuhan. Maka Tuhan menjawab doa kita, Tuhan bertanggung jawab atas hidup kita. Sampai sempurna.

IBADAH RAYA
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:6-10 Perjamuan kawin Anak Domba
Ini menunjuk kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga untuk membawa kita masuk perjamuan kawin Anak Domba.

Wahyu 19:6-7
19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

Himpunan besar orang banyak adalah gereja Tuhan yang sudah sempurna, mempelai wanita Surga yang terdiri dari:
  • Gereja Tuhan dari bangsa Israel dan bangsa kafir.
  • Gereja Tuhan yang meninggal dunia dan dibangkitkan, bersama gereja Tuhan yang hidup sampai Tuhan datang dan diubahkan.
Semuanya menjadi satu tubuh Kristus sempurna, mempelai wanita Surga.

Persiapan gereja Tuhan untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan permai adalah dengan sorak sorai "haleluya". Di Surga ada 3 kali penyembahan dengan suara "haleluya". Di awan permai ada penyembahan dengan suara "haleluya". Jadi penyembahan di bumi harus merupakan pantulan dari penyembahan di Surga, harus sama dengan penyembahan di Surga.

Syarat menyembah dengan kata "haleluya":
  1. Kita harus hidup dalam kebenaran.
    Mazmur 111:1
    111:1 Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.

    Roma 3:9-10
    3:9 Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa,
    3:10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.

    Roma 3:23-25
    3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
    3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
    3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

    Kenyataannya semua manusia sudah berbuat dosa, tidak ada seorang pun yang benar.

    Jalan keluarnya adalah manusia bisa dibenarkan lewat pendamaian oleh darah Yesus, lewat saling mengaku dan saling mengampuni. Maka darah Yesus mengampuni sampai tidak ada bekasnya, seperti tidak pernah berbuat dosa itu. Kita tidak tertuduh, tidak menuduh orang lain, tidak dihukum. Kita bisa hidup dalam kebenaran.

    Yesaya 32:17
    32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

    Maka hati damai sejahtera. Kita bisa menyembah Tuhan dengan kata "haleluya".

    Jika ada dosa dipertahankan, hati tidak damai, yang keluar bukan kata "haleluya" tetapi suara sumbang, dusta, gosip, fitnah.

  2. Harus berpegang teguh pada firman pengajaran benar dan praktik/ taat dengar-dengaran.
    Mazmur 105:45
    105:45 agar supaya mereka tetap mengikuti ketetapan-Nya, dan memegang segala pengajaran-Nya. Haleluya!

    [ayat 1-44] Jika Tuhan melakukan perbuatan ajaib bagi kita, maksudnya supaya kita berpegang teguh pada firman pengajaran benar dan taat dengar-dengaran = kuat teguh hati, sehingga kita bisa menyembah "haleluya".

    Waspada, jangan seperti Petrus, hamba Tuhan yang hebat, senior tetapi justru bimbang terhadap pengajaran yang benar. Tidak bisa menyembah "haleluya" malah menyangkal Tuhan.

    Matius 14:28-33
    14:28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
    14:29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
    14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
    14:31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
    14:32 Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah.
    14:33 Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."

    Saat Petrus mengalami mujizat, bisa berjalan di atas air, Petrus justru bimbang karena tiupan angin, yaitu gosip, ajaran palsu. Suaranya sumbang sehingga mulai tenggelam, sampai menyangkal Tuhan, binasa selamanya. Kalau ada suara "haleluya", maka kita sedang terangkat sampai di awan-awan yang permai.

    1 Petrus 1:22
    1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Jika kita kuat teguh hati, berpegang teguh pada pengajaran benar dan taat, maka kita bisa hidup suci dan saling mengasihi. Sampai mengasihi musuh, membalas kejahatan dengan kebaikan.

    Efesus 4:11-12
    4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Hasilnya adalah kita diperlengkapi jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, pembangunan tubuh Kristus sempurna. Sekalipun banyak tantangan dan rintangan, tangan Tuhan yang menyelesaikan bagi kita. Semua menjadi indah pada waktunya.

    Kita bisa menyembah Tuhan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga dengan kata "haleluya".

  3. Harus mengikuti Anak Domba ke mana saja Dia pergi.
    Wahyu 14:1-5
    14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
    14:2 Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya.
    14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorang pun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.
    14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
    14:5 Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

    Wahyu 19:6
    19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

    Ini sama dengan jalan salib, pengalaman kematian dan kebangkitan bersama Yesus, percikan darah, ujian, sengsara daging/ perasan karena Yesus.

    1 Petrus 4:12-14
    4:12 Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Mengapa kita harus mengalami percikan darah? Supaya kita menerima Roh Kemuliaan/ shekinah glory sehingga:
    • Kita merasa bahagia di tengah penderitaan karena Yesus.
    • Kita mengalami kemuliaan/ keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Mulai hati yang keras diubahkan menjadi hati yang tulus seperti merpati, seperti bayi. Maka mulut tidak ada dusta, jujur, ya katakan ya, tidak katakan tidak, benar katakan benar, tidak benar katakan tidak benar. Kita menjadi rumah doa, seperti bayi menangis kepada Tuhan, hanya menyembah haleluya.

    Yesaya 46:3-4
    46:3 "Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak dari rahim.
    46:4 Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

    Hasilnya adalah:
    • Tuhan mendukung kita supaya tidak jatuh dalam dosa, kita hidup benar, suci. Kalau pun sudah jatuh, kita bisa diangkat, dipulihkan oleh Tuhan. Kita tidak tersandung dalam panggilan, pilihan, tetap setia berkobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir.

    • Tuhan menggendong kita = Tuhan bertanggung-jawab atas hidup mati kita. Tuhan sanggup melindungi, memelihara kehidupan kita di tengah kesulitan dunia yang bertambah-tambah sampai masa antikris berkuasa di bumi 3,5 tahun. Tuhan memberi kesehatan, kesembuhan sesuai kehendak Tuhan. Tuhan memberi masa depan yang berhasil dan indah pada waktunya.

    • Tuhan memikul = menanggung segala letih lesu, beban berat, susah payah sehingga kita damai sejahtera, enak dan ringan. Tuhan sanggup menyelesaikan yang mustahil bagi kita.

    • Tuhan menyelamatkan kita sampai sempurna = menyucikan, mengubahkan kita sampai sempurna, tidak salah dalam perkataan.
      Yakobus 3:2
      3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      Kita terangkat ke awan permai, hanya sorak sorai "haleluya" untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Surabaya, 12 Februari 2020 (Rabu Sore)
    ... Kanaan tanah perjanjian. Jadi doa penyembahan mampu menghapus segala kemustahilan. Biar ini menggairahkan kita untuk berdoa dan menyembah Tuhan--tahun ini adalah tahun penyembahan. Sungguh-sungguh Tuhan akan menghapus segala kemustahilan. Semoga lewat doa penyembahan malam ini kita juga mengalami kuasa untuk menghapus segala kemustahilan di manapun kita berada dan apapun keadaan kita. Syarat agar ...
  • Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 18 Juni 2013 (Selasa Siang)
    ... baik dalam penderitaan maupun saat diberkati jangan sampai menjadi tidak taat. Di taman Getsemani. Yesus taat dengar-dengaran di taman Getsemani sampai mengorbankan kehendak diri sendiri. Kita harus taat dengar-dengaran dan mengutamakan kehendak Tuhan di atas segalanya. Di kayu salib. Filipi - Dan dalam keadaan sebagai manusia Ia telah merendahkan diri-Nya dan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Juni 2018 (Selasa Sore)
    ... Guru telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa tetapi karena Engkau menyuruhnya aku akan menebarkan jala juga. Dan setelah mereka melakukannya mereka menangkap sejumlah besar ikan sehingga jala mereka mulai koyak. Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 Mei 2012 (Selasa Sore)
    ... Ada hal yang mengakibatkan kutukan Melanggar firman Tuhan. Kejadian - . Firman-Nya kepada perempuan itu Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu. . Lalu firman-Nya kepada manusia itu Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu ...
  • Ibadah Doa Malang, 13 November 2012 (Selasa Sore)
    ... bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Dalam ayat - imam-imam kepala dan orang Farisi mengatakan bahwa Yesus adalah penyesat. Di akhir jaman akan banyak guru-guru palsu yang membolak-balikkan fakta. Ajaran yang benar dikatakan salah ajaran yang salah dikatakan benar hanya karena sesuatu di dunia. Percikan darah adalah penyucian terakhir ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 13 November 2022 (Minggu Siang)
    ... ujian bagi kita apakah buli-buli tanah liat ini sudah diisi kabar mempelai atau tidak. Kalau kita sudah mengerti sampai praktik firman saat diperhadapkan dengan siapapun juga kita tidak akan goyah. Kalau sudah jujur soal pengajaran yang benar dan mempraktikkannya kita akan menjadi teladan dalam perbuatan benar dan baik sampai membalas ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 14 Mei 2023 (Minggu Siang)
    ... - yaitu lima roti dua ikan untuk memberi makan lima ribu orang. Roti menunjuk pada firman Allah. Lima menunjuk pada lima luka Yesus yang utama di kayu salib untuk menebus dan menyelamatkan manusia berdosa--dua di tangan dua di kaki dan di lambung. Ikan menunjuk pada urapan Roh Kudus. Jadi lima roti dua ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 06 Januari 2010 (Rabu Sore)
    ... harus dijaga supaya menjadi mempelai wanita yang siap sedia Wahyu - pakaian mempelai ay. kesucian dari dalam hati yang terpancar keluar. Penyucian ini karena Firman pengajaran bukan sok suci. Kalau kesucian dari dalam hati maka dimanapun dan kapanpun kita akan hidup suci sampai Tuhan datang kembali. Wahyu suara mempelai nyanyian ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 12 Maret 2014 (Rabu Sore)
    ... logam Ad. . seperti sabun tukang penatu Kegunaan sabun tukang penatu yaitu Untuk menyucikan pakaian kita dari kotoran-kotoran dan noda-noda. Pakaian ini berbicara tentang solah tingkah laku perbuatan kita dalam kehidupan sehari-hari yang tampak kelihatan diluar. Jadi perbuatan-perbuatan kita sehari-hari harus disucikan supaya perbuatan kita merupakan perbuatan yang benar dan ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 28 Agustus 2013 (Rabu Sore)
    ... dalam Kristus Yesus yang walaupun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati bahkan sampai mati ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.