Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu.
Mazmur 17:8
17:8 Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

Ini merupakan doa dan kerinduan raja Daud yang hebat untuk mendapatkan naungan sayap Tuhan, sebab raja Daud merasa tidak berdaya menghadapi masalah-masalah di dunia sampai menghadapi maut yang hanya satu langkah jaraknya. Apalagi kita, gereja Tuhan akhir zaman, mutlak membutuhkan naungan sayap Tuhan. Oleh sebab itu kita harus banyak berdoa, menyembah Tuhan untuk memohon naungan sayap Tuhan atas hidup kita, nikah kita, atas penggembalaan yang Tuhan percayakan, atas fellowship, sampai tubuh Kristus yang sempurna.

Matius 23:37
23:37 "Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

Ini merupakan jawaban doa dan kerinduan hati Tuhan untuk menaungi gereja Tuhan dengan naungan sayap-Nya, tetapi banyak gereja Tuhan yang tidak mau. Banyak gereja Tuhan akhir zaman yang berada di luar naungan sayap Tuhan sehingga mengalami banyak masalah, penderitaan, kehancuran sampai kebinasaan.

Kita sudah mempelajari syarat menerima naungan sayap Tuhan dan di mana kita bisa menerima naungan sayap Tuhan. Sekarang kita mempelajari siapa yang layak menerima naungan sayap Tuhan.

Mazmur 68:6-7
68:6 Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;
68:7 Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul.

Yang layak atau berhak menerima naungan Tuhan adalah:
  1. Janda.
  2. Anak yatim.
  3. Orang asing/ sebatang kara.

Kita mempelajari yang pertama, yang berhak menerima naungan sayap Tuhan adalah janda.
1 Timotius 5:5
5:5 Sedangkan seorang janda yang benar-benar janda, yang ditinggalkan seorang diri, menaruh harapannya kepada Allah dan bertekun dalam permohonan dan doa siang malam.

Janda secara rohani adalah kehidupan yang bertekun dalam doa penyembahan (hanya berharap kepada Tuhan, tidak berharap yang lain) sehingga layak/ berhak mendapatkan naungan sayap Tuhan.

Lukas 11:9
11:9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Syarat doa yang berkenan kepada Tuhan, yang dijawab oleh Tuhan:
  1. Mintalah, maka akan diberikan kepadamu = mintalah sampai kita menerima, menunjuk doa yang dikaitkan dengan firman Allah/ firman pengajaran yang benar.
    Yohanes 15:7
    15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

    Jika firman Allah tinggal di dalam kita, mendarah daging dalam hidup kita, maka doa kita berkenan kepada Tuhan, dijawab oleh Tuhan.

    Zakharia 7:12-14
    7:12 Mereka membuat hati mereka keras seperti batu amril, supaya jangan mendengar pengajaran dan firman yang disampaikan TUHAN semesta alam melalui roh-Nya dengan perantaraan para nabi yang dahulu. Oleh sebab itu datang murka yang hebat dari pada TUHAN.
    7:13 "Seperti mereka tidak mendengarkan pada waktu dipanggil, demikianlah Aku tidak mendengarkan pada waktu mereka memanggil, firman TUHAN semesta alam.
    7:14 Oleh sebab itu Aku meniupkan mereka seperti angin badai ke antara segala bangsa yang tidak dikenal mereka, dan sesudahnya tanah itu menjadi sunyi sepi, sehingga tidak ada yang lalu- lalang di sana; demikianlah mereka membuat negeri yang indah itu menjadi tempat yang sunyi sepi."

    Pemberitaan firman Allah merupakan panggilan Tuhan kepada kita. Jika kita tidak mau mendengar dan tidak mau dengar-dengaran pada firman Allah, maka Tuhan juga tidak menjawab waktu kita memanggil. Tuhan tidak menjawab doa kita sehingga kita menjadi kering rohani dan ditiupkan seperti angin badai, artinya mengalami kegoncangan, menghadapai masalah, persoalan yang mustahil di dunia ini. Negeri yang indah menjadi sunyi sepi = terjadi kehancuran dalam nikah dan buah nikah, kehancuran ekonomi, dll. Sampai mengalami murka Tuhan yang hebat, kebinasaan selama-lamanya.

    Sikap kita dalam mendengar firman Allah menentukan nasib kita di kemudian hari. Oleh sebab itu kita harus mendengar firman Allah dengan sungguh-sungguh, dengan suatu kebutuhan sehingga kita bisa mengerti, bisa percaya/ yakin pada firman (firman menjadi iman didalam hati), sampai bisa mempraktikkan firman sehingga firman mendarah daging dalam hidup kita, tinggal di dalam kita. Maka hidup kita sesuai dengan firman Allah, berarti doa kita juga sesuai dengan firman Allah, sehingga doa kita dijawab oleh Tuhan. Tuhan mendatangkan kebaikan dalam hidup kita.

  2. Carilah, maka kamu akan mendapat = mencari untuk mendapatkan, menunjuk doa yang dikaitkan dengan Roh Kudus.
    Apa yang dicari? Carilah = mencari sebab mengapa Tuhan belum menjawab doa kita. Jangan menyalahkan Tuhan atau orang lain, tetapi periksa diri:
    1. Periksa mezbah.
      Ada dua macam mezbah dalam Tabernakel:
      • Mezbah korban bakaran.
        Yang dibakar di mezbah korban bakaran adalah binatang korban. Dalam perjanjian lama, membakar korban binatang untuk mendapat pengampunan dosa. Sekarang dalam perjanjian baru artinya membakar perbuatan-perbuatan daging yang berdosa yang membawa pada kebinasaan.

        Galatia 5:19-21
        5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
        5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
        5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

        Prosesnya adalah oleh dorongan pedang firman pengajaran yang benar, yang menunjukkan segala perbuatan dosa kita (termasuk perkataan dosa) maka kita bisa sadar akan dosa, menyesal, mengaku dosa kepada Tuhan (vertikal) dan sesama (horisontal) = datang ke kayu salib. Maka darah Yesus mengampuni segala dosa kita sampai tidak ada bekasnya lagi, seperti kita tidak pernah berbuat dosa itu. Setelah diampuni, jangan berbuat dosa lagi.

      • Mezbah dupa emas.
        Yang dibakar adalah dupa (halus), menunjuk bagian dalam.

        Matius 5:21-22
        5:21 Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
        5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

        Contoh:
        • Perbuatan daging: membunuh -->sudah dibakar di mezbah korban bakaran.
        • Keinginan daging (di dalam hati): jengkel, marah/ benci tanpa alasan -->harus dibakar di mezbah dupa emas.

        Matius 5:27-28
        5:27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
        5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

        Contoh lain:
        • Perbuatan daging: berzinah -->sudah dibakar di mezbah korban bakaran.
        • Keinginan daging (di dalam hati): keinginan terhadap perempuan/ laki-laki -->harus dibakar di mezbah dupa emas.

        Prosesnya adalah pedang firman menusuk hati dan pikiran kita di mana terdapat keinginan-keinginan daging, sehingga kita bisa sadar, menyesal, dan mengakui keinginan dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan ada keinginan dosa lagi, jangan dipikirkan/ diangan-angankan lagi.

    2. Periksa api, apakah ada api dari Surga atau tidak.
      Kita harus berdoa dengan api Roh Kudus. Jika kita sudah mengakui perbuatan dosa dan tidak berbuat lagi, mengakui keinginan daging dan tidak mengingini lagi, maka darah Yesus membasuh segala dosa kita dan Roh Kudus dicurahkan dalam hidup kita. Maka kita bisa berdoa, menyembah kepada Tuhan.

    Keluaran 20:24-26
    20:24 Kaubuatlah bagi-Ku mezbah dari tanah dan persembahkanlah di atasnya korban bakaranmu dan korban keselamatanmu, kambing dombamu dan lembu sapimu. Pada setiap tempat yang Kutentukan menjadi tempat peringatan bagi nama-Ku, Aku akan datang kepadamu dan memberkati engkau.
    20:25 Tetapi jika engkau membuat bagi-Ku mezbah dari batu, maka jangan engkau mendirikannya dari batu pahat, sebab apabila engkau mengerjakannya dengan beliung, maka engkau melanggar kekudusannya.
    20:26 Juga jangan engkau naik tangga ke atas ke mezbah-Ku, supaya auratmu jangan kelihatan di atasnya."

    Ada 3 macam mezbah dalam kehidupan kita:
    1. [ayat 24] Mezbah dari tanah liat, menunjuk kehidupan yang banyak kekurangan dan kelemahan:
      • Secara rohani: tidak layak, banyak dosa.
      • Secara jasmani: tidak mampu, tidak bisa apa-apa menghadapi krisis ekonomi, penyakit, dll.
      Dalam urapan Roh Kudus, kita bisa merendahkan diri di hadapan Tuhan, mengaku hanya tanah liat yang banyak kekurangan dan kelemahan, yang tidak layak untuk ditolong, hanya layak untuk diinjak-injak. Kita bisa menyerahkan segala kekurangan dan kelemahan kita kepada Tuhan.

    2. [ayat 25] Mezbah dari batu, menunjuk kehidupan yang keras hati.
      Api Roh Kudus menolong kita sehingga kita bisa datang kepada Tuhan apa adanya, tidak boleh dipahat/ dibagus-baguskan. Kita datang kepada Tuhan dengan ketulusan hati.

    3. [ayat 26] Naik tangga di atas mezbah = sombong, tinggi hati sehingga kelihatan auratnya, artinya dipermalukan dan jatuh dalam dosa-dosa sampai puncak dosa: dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin mengawinkan (dosa percabulan, nikah yang salah).

      Api Roh Kudus menolong kita untuk datang dengan rendah hati di hadapan Tuhan, hanya membutuhkan pribadi Tuhan, bergantung sepenuh kepada Tuhan, hanya mengandalkan Tuhan, tidak mengandalkan jumlah jemaat, pekerjaan yang hebat, kepandaian, dll. Maka kita akan ditinggikan, dimuliakan oleh Tuhan pada waktunya.

  3. Ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu = mengetuk sampai pintu dibukakan, ini menunjuk:
    • Ketekunan dalam doa penyembahan. Kita harus tekun berdoa, menyembah Tuhan dengan tidak jemu-jemu.
    • Kita harus datang dengan hancur hati, tersungkur di hadapan Tuhan, berseru dan berserah kepada Tuhan, hanya mohon belas kasih Tuhan yang tidak terbatas.

    Isi hati Tuhan adalah belas kasihan. Biarlah kita tekun mengetuk pintu hati Tuhan, memohon belas kasih Tuhan. Apa pun keadaan kita, jika ada belas kasih Tuhan, masih bisa tertolong.
    Maka Tuhan akan mengulurkan tangan belas kasih-Nya untuk membuka pintu-pintu bagi kita. Hasilnya:
    • Pintu-pintu di dunia terbuka bagi kita.
      Markus 1:40-41
      1:40 Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku."
      1:41 Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."

      Kuasa kesembuhan dari penyakit jasmani yang mustahil (menyembuhkan sakit kusta = membangkitkan orang mati). Juga kesembuhan dari penyakit rohani. Kusta menunjuk kenajisan: pikiran yang najis, mata ingin melihat yang najis, perbuatan najis. Kusta juga menunjuk kebenaran diri sendiri, kebenaran di luar firman (Alkitab), menutupi dosa dengan cara menyalahkan orang lain, menyalahkan Tuhan (pengajaran benar). Belas kasih Tuhan sanggup menolong menyembuhkan.

    • Belas kasih Tuhan sanggup membangkitkan yang mati menjadi hidup.
      Lukas 7:13-15
      7:13 Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
      7:14 Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"
      7:15 Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.

      Belas kasih Tuhan sanggup melindungi, memelihara kita di tengah kesulitan dunia sampai kemustahilan saat antikris berkuasa di bumi 3,5 tahun, kita disingkirkan ke padang gurun.
      Belas kasih Tuhan menghapus segala kemustahilan, menyelesaikan segala masalah yang mustahil bagi kita. Nikah dan buah nikah yang bermasalah, belas kasih Tuhan sanggup untuk membenarkan, menyucikan, menyatukan nikah kita sampai sempurna, masuk perjamuan kawin Anak Domba.
      Belas kasih Tuhan sanggup membuka pintu rahim.

    • Sampai pintu Surga terbuka bagi kita.
      Belas kasih Tuhan sanggup membaharui kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus yaitu kuat teguh hati, artinya tidak kecewa/ putus asa/ tinggalkan Tuhan apa pun yang kita hadapi. Kita tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran. Kita tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan, apa pun yang terjadi. Kita tetap percaya dan berharap Tuhan, berseru dan berserah kepada Tuhan. Kuat teguh hati merupakan landasan yang kuat untuk menerima belas kasih Tuhan sepanjang jalan hidup kita mengikut kepada Tuhan.

      Sampai langkah terakhir, jika Yesus datang kedua kali, kita diubahkan menjadi sempurna seperti Dia, layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan permai, masuk Firdaus (kerajaan 1.000 tahun damai), sampai menjadi tiang penopang di Yerusalem baru, kekal selama-lamanya.

      Wahyu 3:12
      3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 25 Mei 2018 (Jumat Malam)
    ... dibukakan rahasianya yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam alkitab firman pengajaran yang benar . Pagi-pagi buta--menjelang kedatangan Tuhan kedua kali-- yang dijaga adalah perhatian kita. Kita harus memperhatikan firman nubuat firman pengajaran yang benar sampai bintang timur terbit dan bersinar di dalam hati kita. Artinya firman pengajaran yang benar--pribadi Yesus--masuk ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 November 2015 (Sabtu Sore)
    ... Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Tuhan menyatakan rahasianya kepada kita lewat Rasul Paulus yaitu kita tidak akan mati semuanya artinya ada orang Kristen yang meninggal dunia dan ada yang hidup sampai Yesus datang kedua kali. ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 19 Juli 2019 (Jumat Sore)
    ... membunuh tubuh. Tetapi setan tritunggal menggunakan senjata rohani untuk membunuh tubuh jiwa dan roh. Secara rohani senjata api menunjuk pada lidah. Ini yang banyak membinasakan manusia di neraka. Asap bom atom nuklir--perang dunia kedua-- diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya Juli sampai Ibadah Doa Surabaya Juli . Secara jasmani begitu bom meledak ...
  • Ibadah Kaum Muda Malang, 31 Januari 2009 (Sabtu Sore)
    ... menghasilkan kelakuan hidup yang jasmani. Ibadah daging adalah ibadah yang tidak mengutamakan firman pengajaran. Praktek ibadah jasmani adalah Suka jalan-jalan artinya tidak tergembala. Jubah panjang ini adalah jubah ibadah tetapi dipakai untuk jalan-jalan. Bisa dimulai dari gembalanya sendiri tidak tergembala juga jemaat tidak tergembala. Tidak tergembala tanpa firman. Matius Akibat tidak tergembala ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Agustus 2010 (Kamis Sore)
    ... perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Dua talenta kecil dihadapan Tuhan. Matius - Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu katanya Tuan dua talenta tuan percayakan kepadaku lihat aku telah beroleh laba dua talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya Baik sekali perbuatanmu itu hai hambaku yang baik dan ...
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 06 Maret 2020 (Jumat Malam)
    ... pelita. Ini menunjuk pada pribadi Yesus yang bergumul di taman Getsemani sampai mati di kayu salib--bagaikan buah zaitun yang ditumbuk dan diperas sampai keringat-Nya seperti titik-titik darah--untuk mencurahkan minyak urapan Roh Kudus kepada kita semua. Yohanes . Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu Adalah lebih berguna bagi kamu jika Aku pergi. Sebab ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 September 2021 (Sabtu Sore)
    ... tidak akan masuk ke dalamnya. 'Ia menjamah mereka' orang-orang tua membawa anak-anak kecil datang kepada Yesus supaya Ia menjamah mereka. Ada dua pengertian dari anak-anak kecil yang dibawa kepada Yesus Anak-anak kecil secara jasmani bayi-bayi sejak dalam kandungan sampai orang tua harus datang kepada Yesus lewat ibadah pelayanan kepada Yesus dengan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 Februari 2024 (Kamis Sore)
    ... menempatkan Yesus sebagai Kepala. Yohanes Pada mulanya adalah Firman Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita dan kita telah melihat kemuliaan-Nya yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa penuh kasih karunia dan kebenaran. Artinya tidak ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 16 Januari 2011 (Minggu Sore)
    ... akan dirayakan Paskah maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan. . Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas . dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia. . Tetapi mereka berkata Jangan pada ...
  • Ibadah Doa Malang, 08 Oktober 2019 (Selasa Sore)
    ... Kudus untuk menuliskan firman pengajaran yang benar cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus yang adalah gambaran Allah di dalam loh hati manusia supaya manusia berdosa yang telah kehilangan pakaian kemuliaan kebenaran kesucian kehilangan gambar dan tulisan Allah bisa kembali pada gambar dan tulisan Allah dan menjadi milik Allah. Korintus - . ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.