Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Bulan
  • Bulan
  • Januari
  • Februari
  • Maret
  • April
  • Mei
  • Juni
  • Juli
  • Agustus
  • September
  • Oktober
  • November
  • Desember
Tahun
  • Tahun
  • 2025
  • 2024
  • 2023
  • 2022
  • 2021
  • 2020
  • 2019
  • 2018
  • 2017
  • 2016
  • 2015
  • 2014
  • 2013
  • 2012
  • 2011
  • 2010
  • 2009
  • 2008
Semua
  • Semua
  • Judul
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 21:2-3
21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

Manusia baru = mempelai wanita yang berdandan untuk suaminya = kemah Allah/ tabernakel.

Kolose 3:10-14
3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;
3:11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.
3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan(1), kemurahan(2), kerendahan hati(3), kelemahlembutan(4)dan kesabaran(5).
3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah(6)seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih(7), sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

Ada 7 ciri manusia baru = 7 tiang penopang.

Ada 3 x 7 tiang penopang yang harus dimiliki oleh manusia baru:
  1. 7 tiang penopang dalam nikah/ rumah tangga.
    Kolose 3:18-25
    3:18 Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.
    3:19 Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.
    3:20 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.
    3:21 Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.
    3:22 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan.
    3:23 Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
    3:24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.
    3:25 Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.

    Kolose 4:1
    4:1 Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.

    Nikah/ rumah tangga harus memiliki dasar yang kuat, yaitu nikah yang benar, suci, satu, supaya bisa dibangun 7 tiang penopang.

    Syaratnya:
    • Direstui Tuhan yaitu satu iman, satu pengajaran, satu baptisan.
    • Direstui oleh orang tua jasmani, direstui gembala untuk diteguhkan dan diberkati (syaratnya benar dan suci).
    • Dicatat di catatan sipil.

    Maka bisa dibangun 7 tiang penopang dalam nikah yaitu:
    1. [ayat 18] Istri tunduk kepada suami, tidak mengajar dan memerintah suami.

    2. [ayat 19] Suami mengasihi istri dan tidak berlaku kasar.

    3. [ayat 20] Anak taat pada orang tua sesuai firman Tuhan. Ada jaminan kepastian hidup indah.

    4. [ayat 21] Orang tua jangan menyakiti/ membuat tawar hati anak. Jangan marah tanpa kasih, membiarkan/ menyetujui anak yang salah.

    5. [ayat 22-25] Hamba harus taat kepada tuannya, bekerja dengan segenap hati seperti kepada Tuhan. Maka akan menerima upah dari Tuhan sehingga selalu berkecukupan, berkelimpahan, mengucap syukur, menjadi berkat.

    6. [Kolose 4:1] Tuan harus berlaku adil dan jujur kepada hambanya.

    7. Janda/ duda.
      1 Timotius 5:5-7
      5:5 Sedangkan seorang janda yang benar-benar janda, yang ditinggalkan seorang diri, menaruh harapannya kepada Allah dan bertekun dalam permohonan dan doa siang malam.
      5:6 Tetapi seorang janda yang hidup mewah dan berlebih-lebihan, ia sudah mati selagi hidup.
      5:7 Peringatkanlah hal-hal ini juga kepada janda-janda itu agar mereka hidup dengan tidak bercela.

      Janda harus selalu berharap kepada Tuhan lewat tekun dalam doa penyembahan, selalu hidup benar dan suci.

    Maka nikah/ rumah tangga memiliki pelita dengan 7 lampu yang menyala untuk menghadapi kegelapan:
    • Gantang = kesulitan ekonomi, dosa makan minum.
    • Tempat tidur = dosa percabulan.

    Sehingga bisa mencapai nikah yang sempurna, nikah rohani, perjamuan kawin Anak Domba di awan permai.

  2. 7 tiang penopang dalam rumah Allah/ tabernakel.
    2 Petrus 1:5-7
    1:5 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan(1), dan kepada kebajikan pengetahuan(2),
    1:6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri(3), kepada penguasaan diri ketekunan(4), dan kepada ketekunan kesalehan(5),
    1:7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara(6), dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang(7).

    Kita harus memiliki dasar rumah Allah (kehidupan rohani) yang kuat, yaitu iman = pintu gerbang.

    Ada dua macam iman:
    • Iman yang benar.
      Roma 10:17
      10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

      Iman yang benar dari mendengar firman yang diurapi Roh Kudus, sampai mengerti, percaya/ yakin, menjadi iman dalam hati.

    • Iman yang teguh, teruji.
      Saat menghadapi ujian/ pencobaan/ dosa, tetap percaya Yesus dan berpegang teguh pada firman pengajaran benar dan taat.

    Jika dasar sudah teguh, maka bisa dibangun 7 tiang penopang dalam rumah Allah.
    1. Kebajikan = perbuatan baik -->mezbah korban bakaran.
      Perbuatan baik yang ditunggu oleh Tuhan adalah bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan, mati terhadap dosa. Kita lepas dari tangan setan dan kembali ke tangan Tuhan.
      Jangan ada dusta dan benci (setan bapa pendusta dan pembunuh).

    2. Pengetahuan/ pengenalan -->bejana pembasuhan.
      Filipi 3:10-11
      3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
      3:11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

      Kita harus mengenal Yesus yang sudah mati dan bangkit sekaligus mengalami pengalaman kematian dan kebangkitan bersama Yesus lewat baptisan air yang benar.

      Roma 6:4
      6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Orang yang sudah mati terhadap dosa harus dikuburkan bersama Yesus, dalam nama Bapa, Anak Laki-laki, dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus, dan bangkit/ keluar dari air bersama Yesus. Maka langit (Surga) terbuka, kita mendapat hidup baru, hidup Surgawi, hidup dalam kebenaran.

      Amsal 10:2
      10:2 Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut.

      Hasilnya adalah selamat, tidak dikuasai maut.

      Filipi 3:11
      3:11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

      Jika diizinkan meninggal dunia, akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan saat Yesus datang kedua kali. Jika hidup sampai Tuhan datang, akan diubahkan dalam tubuh kemuliaan. Keduanya menjadi satu tubuh Kristus sempurna.

    3. Penguasaan diri -->pintu kemah = kepenuhan Roh Kudus.
      Roh Kudus menguasai kita sehingga kita tidak dikuasai keinginan/ hawa nafsu daging, sehingga kita tidak berbuat dosa. Kita tidak beredar-edar tetapi tergembala dengan benar dan baik, sehingga tidak disesatkan. Kita hidup tertib dan teratur, bersuasana Surga.

    4. Ketekunan dan
    5. Kesalehan/ ibadat (TL)
      Ketekunan dan kesalehan -->Ruangan ruci. Ada 3 macam alat menunjuk ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
      • Pelita emas, kebaktian umum, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia Roh Kudus.
      • Meja roti sajian, kebaktian Pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman dan korban Kristus.
      • Mezbah dupa emas, kebaktian doa penyembahan, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasih.

      Maka tubuh, jiwa, roh kita melekat pada Allah Tritunggal seperti ranting melekat pada pokok anggur yang benar sehingga mengalami penyucian.

      Efesus 4:11-12
      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Kita hidup suci, diperlengkapi jabatan dan karunia = jubah indah. Kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus, mulai melayani dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, dst.

      Hasilnya adalah semua menjadi indah dan manis, ada kebahagiaan Surga, selalu mengucap syukur, menjadi saksi Tuhan.

    6. Kasih akan sesama seperti diri sendiri, hanya berbuat baik.

    7. Kasih akan semua orang, sampai mengasihi musuh, membalas kejahatan dengan kebaikan -->percikan darah di ruangan maha suci.


    Wahyu 21:3
    21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

    Hasilnya adalah Allah diam di tengah kita untuk menaungi kita, bertanggung-jawab atas hidup kita, sampai menyempurnakan kita.

    Imamat 26:11
    26:11 Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu.

    Jika tanpa tabernakel (tanpa dasar iman dan 7 tiang) maka Tuhan muak, dimuntahkan seperti Laodikia yang suam-suam, jijik, najis, setengah mati hidupnya, sampai terpisah dari Tuhan selamanya.

  3. 7 hikmat dari Surga.
    Yakobus 3:15-17
    3:15 Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan.
    3:16 Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.
    3:17 Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni(1), selanjutnya pendamai(2), peramah(3), penurut(4), penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik(5), tidak memihak(6)dan tidak munafik(7).

    Dasarnya adalah kita harus membuang hikmat dari dunia, nafsu manusia, setan, yaitu iri hati, benci, egois yang menyebabkan kekacauan dan perbuatan jahat.

    Maka kita bisa menerima 7 tiang penopang dari Surga:
    1. Murni = suci sampai dalam hati.
    2. Pendamai.
    3. Peramah.
    4. Penurut = taat.
    5. Penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik. Kita tidak menyetujui/ menghakimi orang berdosa tetapi membawa kepada Tuhan. Kita bisa memberi kepada orang yang membutuhkan.
    6. Tidak memihak, hanya memihak Tuhan (firman pengajaran benar).
    7. Tidak munafik, tulus ikhlas.
      Hati yang tulus seperti merpati merupakan tempatnya Roh Kudus, Roh Kemuliaan.

    Yehezkiel 1:28
    1:28 Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman.

    Kegunaan Roh Kemuliaan/ pelangi:
    • Melindungi kita dari hukuman Tuhan.
      Kejadian 9:13-17
      9:13 Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
      9:14 Apabila kemudian Kudatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di awan,
      9:15 maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup.
      9:16 Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi."
      9:17 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan segala makhluk yang ada di bumi."

      3x7 hukuman, kiamat sampai neraka.

      Pelangi dengan 7 warna = pelita dengan 7 lampu untuk menerangi kita dari kegelapan dunia sampai antikris berkuasa di bumi 3,5 tahun. Kita disingkirkan ke padang gurun.

    • Mengurapi pikiran kita sehingga tidak disesatkan oleh ajaran palsu.
      Wahyu 10:1
      10:1 Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.

      2 Korintus 11:2-4
      11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
      11:3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
      11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

      Pada masa pertunangan, zaman akhir, satu langkah lagi masuk perjamuan kawin Anak Domba, maka banyak hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang disesatkan oleh gosip/ ajaran palsu seperti Hawa sehingga tidak bisa kembali ke Firdaus.

      Roh Kudus mengurapi pikiran kita sehingga tegas untuk berpegang teguh pada firman pengajaran benar dan tegas menolak ajaran palsu.

      Mazmur 133:1-3
      133:1 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
      133:2 Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.
      133:3 Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

      Minyak urapan (pelangi) selalu ada di kepala kita, sehingga Tuhan memerintahkan berkat secara jasmani dan rohani di tengah kesulitan dunia. Kita mengalami ketenangan, damai sejahtera, semua enak dan ringan. Juga berkat kerukunan, satu hati, satu suara, menjadi rumah doa.

    • Pelangi di tahta Tuhan.
      Wahyu 4:3
      4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.

      Ada dua macam tahta:
      • Tahta kemuliaan Tuhan.
        Roh Kemuliaan sanggup mengubahkan kita menjadi kuat teguh hati, tidak kecewa/ putus asa, tetap bahagia di tengah penderitaan.

      • Tahta kasih karunia.
        Untuk menghadapi mendung yang gelap, bukit yang terjal.

        Ibrani 4:16

        4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

        Roh Kemuliaan sanggup menolong tepat pada waktunya, menyelesaikan semua masalah mustahil, menghapus air mata.

        Sampai kita diubahkan menjadi sempurna, memiliki 7 ciri manusia baru.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malang, 10 Februari 2022 (Kamis Sore)
    ... Roh Kudus Kristus. Jadi tutup pendamaian adalah Allah Tritunggal di dalam pribadi Tuhan Yesus Kristus dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga Yesus sebagai kepala. Ditutupi dengan tutup pendamaian artinya menerima Yesus sebagai Kepala yang menaungi gereja Tuhan. Naungan inilah yang kita butuhkan. Lukas . Yerusalem Yerusalem engkau yang membunuh ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 22 Maret 2015 (Minggu Sore)
    ... dan dari lenan halus yang dipintal benangnya--tenunan yang berwarna-warna--dengan empat tiangnya dan empat alas tiang itu. Pintu Gerbang memiliki tiang untuk digantungi tirai dengan warna utama. Masuk Pintu Gerbang artinya TIANG menunjuk pada injil. Jadi untuk masuk kerajaan Sorga ada tiangnya yaitu injil Matius Markus Lukas dan Yohanes. Masuk pintu gerbang arti yang ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 06 November 2019 (Rabu Sore)
    ... bisa hidup dalam kebenaran dan tidak setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan. 'Tidak dingin dan tidak panas' tidak mati dan tidak bangkit tidak mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani tetapi tetap mempertahankan manusia darah daging yang berdosa dan tidak mewarisi sorga sehingga tidak bisa mencapai hidup ...
  • Ibadah Raya Malang, 07 Juli 2024 (Minggu Pagi)
    ... khusus milik Tuhan merupakan pengakuan bahwa kita adalah milik Tuhan yang kembali kepada Tuhan dan dimeterai oleh Tuhan. Wahyu - Dan ia menyebabkan sehingga kepada semua orang kecil atau besar kaya atau miskin merdeka atau hamba diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya dan tidak seorang pun yang dapat ...
  • Ibadah Doa Malang, 23 Agustus 2016 (Selasa Sore)
    ... diajarkan oleh Roh Kudus. Maka kita mengalami aktifitas Roh Kudus. Ada macam aktifitas nyala api Roh Kudus Api memberi panas artinya Roh Kudus selalu menghangatkan kerohanian kita sehingga kita selalu setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan. Ini sama dengan birahi rohani kepada Tuhan tidak bisa dipadamkan dihalangi oleh ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Oktober 2018 (Rabu Sore)
    ... para imam meniup sangkakala. . Apabila sangkakala tanduk domba itu panjang bunyinya dan kamu mendengar bunyi sangkakala itu maka haruslah seluruh bangsa bersorak dengan sorak yang nyaring maka tembok kota itu akan runtuh lalu bangsa itu harus memanjatnya masing-masing langsung ke depan. . Lalu bersoraklah bangsa itu sedang sangkakala ditiup ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Agustus 2016 (Kamis Sore)
    ... dan kembali kepada Tuhan mati terhadap dosa. Kolam pembasuhan menunjuk baptisan air. Roma Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Baptisan air yang ...
  • Ibadah Doa Malang, 12 Juli 2022 (Selasa Sore)
    ... dan sebagainya sehingga setan kembali mendiami dengan tujuh roh yang lain dan keadaannya lebih buruk dari semula. Efesus - . Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia . dan pengertiannya yang gelap jauh dari ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 24 Agustus 2019 (Sabtu Sore)
    ... Juruselamat. Iman adalah rem untuk tidak berbuat dosa bukan hanya pengakuan di mulut. Bertobat berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan mati terhadap dosa terutama dari delapan dosa yang menenggelamkan kita ke lautan api dan belerang. Wahyu . Tetapi orang-orang penakut orang-orang yang tidak percaya orang-orang keji orang-orang pembunuh orang-orang sundal tukang-tukang ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Juni 2022 (Kamis Sore)
    ... itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. Manusia di bumi hidup dalam kegelapan yang paling gelap. Manusia tidak mau dan tidak bisa ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.