Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Bulan
  • Bulan
  • Januari
  • Februari
  • Maret
  • April
  • Mei
  • Juni
  • Juli
  • Agustus
  • September
  • Oktober
  • November
  • Desember
Tahun
  • Tahun
  • 2025
  • 2024
  • 2023
  • 2022
  • 2021
  • 2020
  • 2019
  • 2018
  • 2017
  • 2016
  • 2015
  • 2014
  • 2013
  • 2012
  • 2011
  • 2010
  • 2009
  • 2008
Semua
  • Semua
  • Judul
Markus 13:19-23,menunjuk pada situasi dan kondisi pada masa antikris, yaitu:
  1. Terjadi siksaan yang dahsyat, yang belum pernah terjadi di dunia, sampai pemancungan kepala.
  2. Terjadi penyesatan yang dahsyat, sampai menyesatkan orang-orang pilihan.

Wahyu 20:4,ada 2 kemungkinan kehidupan yang tertinggal pada masa antikris:
  1. Menerima cap antikris 666 pada dahi dan tangan, dan menyembah antikris = menyangkal Yesus.
    Mereka tidak disiksa, tetapi akibatnya adalah menjadi sama dengan antikris, dan dibinasakan bersama antikris saat Yesus datang kembali kedua kali (2 Tesalonika 2:7-8, Wahyu 19:20).

    Lukas 13:10-11,antikris sedang memberikan tanda 666 justru di dalam rumah Tuhan, kepada orang-orang yang beribadah kepada Tuhan.
    Mengapa sudah beribadah tetapi dicap antikris?Sebab menolak firman pengajaran yang keras, yang lebih tajam dari pedang bermata dua, sehingga tidak mengalami penyucian, tetap manusia daging dengan 18 sifat tabiat daging (2 Timotius 3:1-5). Manusia dengan 18 sifat tabiat daging ini akan seperti binatang buas.

  2. Mengalami siksaan dan tidak mau menerima cap antikris, tetap percaya dan menyembah Yesus.
    Mereka akan mengalami siksaan yang dahsyat sampai dipancung kepalanya = mengalami perobekan daging, sampai daging tidak bersuara lagi. Akibatnya mereka akan mati, tetapi akan dibangkitkan saat Yesus datang kembali kedua kali.

Hati-hati, banyak yang dipanggil, sedikit yang dipilih.Akan banyak anak Tuhan yang menyangkal Yesus dan dibinasakan bersama Yesus. Hanya sedikit yang akan bertahan menyembah Yesus. Lebih baik, mulai sekarang ini kita sudah mengalami perobekan daging, sampai daging tidak bersuara lagi, lewat 3 cara, yaitu:
  1. Lewat baptisan air(Matius 28:19).
    Pelaksanaan baptisan air yang benar adalah:
    • Kita dikuburkan, diselamkan bersama Tuhan Yesus.
    • Roma 6:4,dalam nama Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus.
      Lewat dibaptis dalam nama Yesus, maka kita akan menerima tanda, yaitu nama Yesus dimeteraikan di dahi dan tangan, di seluruh hidup kita, sehingga antikris tidak bisa memberi tanda.
      Bukti dimeteraikan oleh nama Yesus adalah ada hidup baru, yaitu hidup dalam kebenaran.

  2. Lewat firman pengajaran yang benar(Matius 28:20, Ulangan 6:6-8), yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Firman pengajaran ini harus diulang-ulang supaya menjadi cap/meterai pada dahi dan tangan, sehingga antikris juga tidak bisa memberi cap 666.

    Proses dicap oleh firman:
    • Mendengar firman dengan sungguh-sungguh, dengan bergairah.
    • Mengerti firman, firman dicap di dahi.
    • Percaya, yakin akan firman.
    • Praktek firman, firman dicap di tangan.

    Kalau dicap oleh firman, maka kita akan mengalami penyucian terus-menerus, sampai sempurna tak bercacat cela seperti Yesus.
    Yakobus 3:2,penyucian adalah mulai dari lidah, tidak boleh lagi ada dusta, perkataan sia-sia, sampai tidak lagi salah dalam perkataan.

    Wahyu 12:14,makin kita disucikan, makin besar sayap burung nazar. Sampai saat sempurna, sayap burung nazar itu sudah besar untuk menyingkirkan kita ke padang gurun yang jauh dari mata antikris, kita akan dipelihara oleh Tuhan.

  3. Lewat doa penyembahan(Matius 17:1-2).
    Kalau kita suci, kita akan terdorong untuk menyembah Tuhan. Kalau kesucian meningkat, maka penyembahan akan meningkat. Penyembahan yang benar didorong oleh kesucian, dan hasilnya adalah keubahan hidup, pembaharuan, dari manusia daging menjadi manusia rohani.

    Kolose 3:10-14,tanda manusia baru adalah ada 7 sifat ini, sampai hati yang penuh kasih, bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu, bisa mengasihi sesama.

    Roma 8:35,kita membutuhkan kasih, sebab di akhir zaman, keadaan kita adalah seperti domba sembelihan, tidak berdaya menghadapi apapun juga.

    Kegunaan kasih:
    • Memberikan kekuatan ekstra, sehingga kita tidak terpisah dari Tuhan menghadapi apapun juga, tidak kecewa, tidak putus asa, selalu bersyukur kepada Tuhan apapun yang dihadapi.
    • Menjadikan kita lebih dari pemenang. Kita tidak berdaya tetapi menang menghadapi segala musuh yang lebih kuat, karena kasih Tuhan yang berperang ganti kita.
    • Mengubahkan kita menjadi sama mulia dengan Tuhan, menyatukan kita dalam satu tubuh Kristus yang sempurna, sampai bisa menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Maret 2011 (Sabtu Sore)
    ... yang keras membuat laut itu menjadi tanah kering maka terbelahlah air itu. Setelah tongkat diangkat oleh Musa angin timur bertiup sehingga laut terbelah seperti pintu tirai yang terbelah. nbsp Tongkat Musa salib angin timur roh kudus. nbsp Yohanes Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu adalah lebih berguna bagi kamu jika Aku ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 09 Desember 2018 (Minggu Siang)
    ... . Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus dan banyak orang mati karena air itu sebab sudah menjadi pahit. Ini adalah peniupan SANGKAKALA KETIGA--penghukuman yang ketiga dari Anak Allah atas dunia-- jatuhlah dari langit sebuah bintang besar menyala-nyala seperti obor yang bernama Apsintus--KEPAHITAN-- diterangkan mulai dari ...
  • Ibadah Jumat Agung Malang, 25 Maret 2016 (Jumat Sore)
    ... Berkatalah Simson Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar dengan rahang keledai seribu orang kupukul. Keledai ditunggangi oleh Yesus untuk masuk ke Yerusalem. Sekarang bangsa Kafir dipakai oleh Yesus dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir untuk masuk Yerusalem Baru. Langkah-langkah keledai dipakai Yesus untuk masuk Yerusalem Baru Langkah penebusan. Keluaran Tetapi ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Maret 2014 (Senin Sore)
    ... sudah mendengar tentang pelayan Tuhan bagaikan nyala api biji mata Tuhan. Malam ini kita kaitkan dengan Daniel. Daniel . Sementara aku terus melihat takhta-takhta diletakkan lalu duduklah Yang Lanjut Usianya pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar Pelayan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Agustus 2014 (Kamis Sore)
    ... menerima kasih mula-mula yang meningkat sampai kasih sempurna. Matius Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Kita sangat membutuhkan kasih Allah yang meningkat sebab di akhir jaman kita menghadapi kedurhakaan yang meningkat sehingga kasih menjadi dingin tidak ada kasih lagi. Tanpa kasih semua menjadi sia-sia tidak ...
  • Ibadah Doa Malang, 11 April 2019 (Kamis Sore)
    ... menyusul dua celaka lagi. Rupa belalang seperti kuda artinya belalang roh jahat dan roh najis menggunakan kecepatannya untuk berperang secara rohani melawan manusia terutama hamba Tuhan pelayan Tuhan untuk menguasai hati dan pikiran hamba Tuhan pelayan Tuhan. Sehingga hamba Tuhan pelayan Tuhan mempunyai pemikiran dan pandangan yang salah dalam segala ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 06 September 2009 (Minggu Sore)
    ... kekal yaitu firman pengajaran. kemurahan Tuhan. kerajaan Surga. Kita masih membahas bagian yang ketiga. Petrus Jadi perhatian kita terutama adalah untuk masuk kerajaan Surga. Bagaimana caranya kita masuk dalam kerajaan Surga Markus - Cara untuk masuk kerajaan Surga adalah menjadi seperti anak kecil secara rohani. Menjadi anak kecil secara rohani ...
  • Ibadah Doa Malang, 15 Juli 2014 (Selasa Sore)
    ... penyembahan. Kita harus waspada ada penyembahan yang benar dan ada penyembahan yang palsu tidak benar. Wahyu - Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juni 2012 (Senin Sore)
    ... dalam penggembalaan. Kita harus hati-hati sebab ditempat yang seharusnya menjadi sumbernya kasih rumah tangga dan penggembalaan malah disitu terjadi kebencian-kebencian. Matius kegelapan selama jam pada waktu Yesus disalib. Artinya TERANG ANAK ALLAH BULAN TIDAK BERCAHAYA LAGI DIBUMI tidak ada penebusan dosa dibumi ini sehingga manusia hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa enjoy ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 25 Oktober 2019 (Jumat Sore)
    ... rahasia firman diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya Oktober sampai Ibadah Doa Surabaya Oktober . Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya Oktober . Ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. AD. IA MENGINJAKKAN KAKI ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.