Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Matius 26: 27-28
26:27. Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.
26:28. Sebab
inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

ay. 26-29= MAKAN PERJAMUAN SUCI.
Ayat 26-29= peralihan dari perjamuan paskah (ayat-ayat sebelumnya) ke perjamuan suci.
Jadi, perjamuan paskah yang terakhir= perjamuan suci yang pertama kali.

Kita sudah mempelajarikegunaan TUBUH KRISTUS(diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Agustus 2011).

Malam ini, kita pelajari kegunaan DARAH YESUS.
Kegunaan darah Yesus= untuk pengampunan dosa.

Roma 3: 23
3:23. Karena semua orang telah berbuat dosadan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa, semua manusia juga sudah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah (telanjang).

Yesaya 59: 1-3
59:1. Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
59:2. tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmuialah segala kejahatanmu, dan yang
membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
59:3. Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan


Manusia berdosa/telanjang akan terpisah dari Tuhan, sehingga tidak bisa beribadah, tidak bisa melayani, bahkan tidak bisa menyembah Tuhan (kering rohani).

Kejadian 3: 7-10
3:7. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
3:8. Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinyaitu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.
3:9. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"
3:10. Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini,
aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."

Salah satu tanda manusia jauh dari Tuhan adalah KETAKUTAN/KEGELISAHAN.
Sekalipun datang beribadah, tapi tidak merasakan apa-apa, tidak bisa menyembah Tuhan, dan tidak bisa beribadah melayani Tuhan.

Dan ketakutan ini justru terjadi di taman Eden(suasana kelimpahan). Artinya, kalau ada dosa/ketelanjangan, akan tetap ada ketakutan.
Keadaan ini akan terus berlanjut sampai akhir jaman.

Lukas 21: 25-26
21:25. "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takutdan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
21:26.
Orang akan mati ketakutankarena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

Menjelang kedatangan Tuhan, diakhir jaman yang penuh dengan kegoncangan dan krisis di segala bidang, KETAKUTANini akan semakin hebat, dimana orang bisa mati karena ketakutan(ay. 26), baik kematian secara jasmani, maupun secara rohani (kering rohani). Dan ini akan mengakibatkan kematian kedua (neraka selama-lamanya).

Jadi, ketakutan ditentukan dari telanjang atau tidak (ada dosa atau tidak).

Tidak ada kekuatan didunia yang bisa menututpi ketelanjangan kita.
Adam dan Hawa mencoba menutupi ketelanjangan dengan daun pohon ara.
Daun pohon aramenunjuk pada kebenaran diri sendiri yaitu menutupi dosa dengan menyalahkan orang lain bahkan menyalahkan Tuhan.
Dan ini masih sering dipakai pada zaman sekarang. Akibatnya, keadaan kita semakin telanjang dan semakin berdosa karena saling menyalahkan dan saling menghakimi dan. Inilah yang mengakibatkan kebinasaan.

Jalan keluarnya adalah lewat pengampunan dosa oleh DARAH YESUS.
Inilah kegunaan kita minum Darah Yesus.
Prosesnya: mengaku dosa-dosayang menyangkut perbuatan dosa, perkataan dosa, dan angan-angan dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
Hasilnya: kita dibenarkan oleh Darah Yesus dan kita HIDUP DALAM KEBENARAN.
Tapi kalau sudah diampuni, kemudian berbuat dosa lagi, maka kebenaran dan pengampunan akan hilang.

Saat kita hidup dalam kebenaran, tidak ada lagi ketakutan. Dan kita menjadi HAMBA KEBENARAN.

Roma 6: 18
6:18. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Hamba kebenaran= dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus dengan setia dan benar.
Benarartinya ada pada tempat yang benar (hidupnya benar dan semuanya harus benar).
Setiaartinya selalu ada bila dibutuhkan.
Setia dan benar ini tidak bisa dipisahkan. Harus ada kedua-duanya.
Kalau melayani dengan asal-asalan, maka semuanya akan merosot dan kita berhutang darah yang tidak bisa dibayar dengan apapun.

Matius 25: 21
25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaantuanmu.

Kalau melayani dengan setia dan benar/baik, kita akan mengalami kebahagiaan Surga yang tidak bisa dipengaruhi oleh perkara apapun didunia.

Kalau sudah menjadi hamba kebenaran, puncaknya adalah kita menjadi PENYEMBAH YANG BENAR.

Yohanes 4: 23-24
4:23. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
4:24. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus
menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Penyembah-penyembah benar adalah menyembah dalam Roh dan kebenaran. Artinya: didorong oleh Firman pengajaran benar dalam urapan Roh Kudus.
Jadi, firman pengajaran yang benar (meja roti sajian) dan urapan Roh Kudus (pelita emas) akan menyucikan kehidupan kita sehingga kita bisa naik gunung penyembahan/gunung yang kudus(medzbah dupa emas).

Matius 17: 1-3
17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
17:2. Lalu
Yesus berubah rupadi depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti mataharidan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
17:3. Maka nampak kepada mereka
Musa dan Eliasedang berbicara dengan Dia.

Contoh penyembahan yang benar adalah: Yesus, Musa dan Elia.
Bila kita menjadi penyembah yang benar, malam ini kita akan mengalami kuasa Tuhan.
Hasil penyembahan yang benar:
  • Yakobus 5: 17-18
    5:17. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
    5:18. Lalu ia berdoa pula dan
    langit menurunkan hujandan bumipun mengeluarkan buahnya.

    Ditinjau dari Elia= ada kuasa untuk membuka langit, sehingga menurunkan hujan berkat kemurahan Tuhan untuk memelihara kehidupan kita sekarang, masa depan sampai masa antikris (3,5 tahun).

    Saat kita merasa kesulitan, saatnya memperbaiki diridan menggunakan darah Yesus. Dan Tuhan akan buktikan kuasa untuk membuka langit.

  • Bilangan 20: 7-8, 10-12
    20:7. TUHAN berfirman kepada Musa:
    20:8. "Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul;
    katakanlahdi depan mata mereka kepada bukit batuitu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."
    20:10. Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
    20:11. Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu
    memukulbukit batuitu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
    20:12. Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya
    kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka."

    Disini, karena Musa tidak taat (disuruh mengatakan, tetapi Musa memukul gunung batu), Musa divonis tidak bisa masuk ke Kanaan. Tapi saat penyembahan di atas gunung, Musa berada di Kanaan (gunung dimana Yesus dimuliakan ada di Kanaan).

    Ditinjau dari Musa= ada kuasa untuk menghapus kemustahilan.
    Saat kita menghadapi kemustahilan, biarlah kita banyak menyembah Tuhan.

  • diatas gunung, wajah Yesus berubah menjadi bercahaya dan pakaiannya menjadi putih berkialu-kilauan.

    Ditinjau dari Yesus= ada kuasa keubahan hidup  dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
    Keubahan ini dimulai dari pikiran dan perasaan seperti Yesus(taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara).

    Dan saat Yesus datang kedua kali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia (kita terangkat di awan-awan bersama Dia). Tidak ada lagi air mata sedikitpun.
Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 08 November 2015 (Minggu Sore)
    ... Akibatnya jemaat Laodikia dimuntahkan artinya terpisah selamanya dari TUHAN kalau dimuntahkan tidak mungkin diambil lagi binasa. Dibakar Matius sekam untuk dibakar binasa selamanya. Hanya luar terus yang dalamnya tidak mau Nanti akan dibakar selama-lamanya. Yesaya - . Wahai Ributnya banyak bangsa-bangsa mereka ribut seperti ombak laut menderu Gaduhnya suku-suku bangsa mereka ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Februari 2017 (Kamis Sore)
    ... sesuatu pekerjaan engkau atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau hambamu laki-laki atau hambamu perempuan atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi laut dan segala isinya dan Ia berhenti pada hari ketujuh itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan ...
  • Ibadah Raya Malang, 26 April 2009 (Minggu Pagi)
    ... ketiga pada saat kedatangan Yesus kedua kali yaitu terdengar tiupan sangkakala yang dahsyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan sebagai Mempelai Wanita di awan-awan yang permai. Sangkakala itu adalah firman pengajaran yang kuat yang diberitakan oleh seorang gembala yang mampu menyucikan dan mengubahkan kita secara terus-menerus sampai sangkakala terakhir ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Agustus 2023 (Sabtu Sore)
    ... akan datang demikianlah firman Tuhan ALLAH Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air melainkan akan mendengarkan firman TUHAN. . Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN tetapi tidak mendapatnya. . Pada ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 11 Juli 2012 (Rabu Sore)
    ... Roh Kudus dalam pribadi Tuhan Yesus Kristus dalam kemuliaan Mempelai Laki-Laki Surga. Bagian kedua adalah tabut peti yang terbuat dari kayu. Tabut ini menunjuk Gereja Tuhan yang sempurna menjadi mempelai wanita surga itulah kita semua. KESIMPULANNYA dengan adanya kematian Tuhan Yesus maka terjadi mujizat dimana manusia darah daging yang berdosa bisa ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 04 Januari 2009 (Minggu Sore)
    ... sampai membenci membunuh. Contohnya adalah Kain terhadap Habel. Kejadian - Akibat marah sampai membunuh muka Habel jadi muram tidak ada kemuliaan lagi tidak berseri-seri. Imamat kena bangkai ada kontak dengan bangkai bersentuhan dengan bangkai. Kena bangkai artinya pergaulan-pergaulan yang mematikan rohani. Pergaulan itu antara lain pergaulan-pergaulan dengan ajaran sesat. pergaulan-pergaulan dosa yang membuat pikiran ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Februari 2017 (Sabtu Sore)
    ... Dalam Tabernakel menunjuk pada Meja Roti Sajian. Lukas Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnyaIbrani - Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan tetapi yang sukar untuk dijelaskan karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. Sebab sekalipun kamu ditinjau dari sudut waktu sudah seharusnya menjadi pengajar kamu masih ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
    ... selalu menang atas dosa atas halangan. Injil Markus menampilkan pribadi Yesus sebagai Hamba. Tabiat hamba adalah melayani dengan taat dengar-dengaran bukan asal melayani. Tidak taat merusak. Injil Lukas menampilkan pribadi Yesus sebagai Manusia. Tabiat manusia adalah rela sengsara untuk menolong orang lain. Injil Yohanes menampilkan Yesus sebagai Anak Allah. Tabiat Anak Allah ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
    ... yang hidup Petrus juga mengenal Yesus sebagai Anak Allah. Mengenal Yesus sebagai raja hamba manusia dan Anak Allah artinya mengenal Yesus lewat salibnya. Praktik mengaku dan mengenal salib Yesus Mengaku dan mengenal Yesus sebagai Raja di atas segala raja dan sebagai Hamba. Artinya kita harus menjadi imam-imam dan raja-raja melayani Tuhan sesuai dengan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 01 Desember 2019 (Minggu Siang)
    ... . Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku Ambillah dan makanlah dia ia akan membuat perutmu terasa pahit tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu. . Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu dan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.