Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Bulan
  • Bulan
  • Januari
  • Februari
  • Maret
  • April
  • Mei
  • Juni
  • Juli
  • Agustus
  • September
  • Oktober
  • November
  • Desember
Tahun
  • Tahun
  • 2025
  • 2024
  • 2023
  • 2022
  • 2021
  • 2020
  • 2019
  • 2018
  • 2017
  • 2016
  • 2015
  • 2014
  • 2013
  • 2012
  • 2011
  • 2010
  • 2009
  • 2008
Semua
  • Semua
  • Judul
Matius 27 dalam susunan tabernakel terkena pada 7 percikan darah di atas tabut perjanjian.
Sekarang artinya sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, memberkati, menyucikan sampai menyempurnakan sidang jemaat.

Keluaran 25:17-20

25:17 Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya.
25:18 Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu.
25:19 Buatlah satu kerub pada ujung sebelah sini dan satu kerub pada ujung sebelah sana; seiras dengan tutup pendamaian itu kamu buatlah kerub itu di atas kedua ujungnya.
25:20 Kerub-kerub itu harus mengembangkan kedua sayapnya ke atas, sedang sayap-sayapnya menudungi tutup pendamaian itu dan mukanya menghadap kepada masing-masing; kepada tutup pendamaian itulah harus menghadap muka kerub-kerub itu.

Tutupan pendamaian terdiri dari:
  1. Kerub pertama, menunjuk Allah Bapa.
  2. Kerub kedua, menunjuk Allah Roh Kudus.
  3. Tutupan dengan 7 percikan darah, menunjuk Anak Allah (Yesus).
Muka kerub-kerub masing-masing menghadap kepada tutup pendamaian dengan 7 percikan darah, artinya Allah Bapa dan Allah Roh Kudus menjadi saksi bahwa Yesus benar-benar mengalami sengsara sampai mati di kayu salib.

Kejadian 3:23-24

3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.
3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa dan diusir dari Firdaus, maka pintu Firdaus dijaga oleh kerub-kerub dengan pedang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar (pedang penghukuman Allah). Siapa yang masuk pintu Firdaus akan kena pedang penghukuman.

Yesus taat sampai mati di kayu salib, sama dengan Yesus terkena pedang penghukuman Allah untuk membuka jalan ke Firdaus (membuka pintu Firdaus), untuk menyelamatkan dan menyempurnakan kita, sehingga kita bisa kembali ke Firdaus.
Demikian juga, jika kita manusia berdosa mau kembali ke Firdaus (=selamat dan sempurna), maka kita juga harus mengalami pedang, yaitu pedang penyucian firman Allah.

Ibrani 4:12-13

4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua (pedang firman Allah) menyucikan mulai dari hati dan pikiran kita yang merupakan sumbernya (gudangnya) dosa.

Markus 7:21-23

7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, (1)percabulan, (2)pencurian, (3)pembunuhan,
7:22 (4)perzinahan, (5)keserakahan, (6)kejahatan, (7)kelicikan, (8)hawa nafsu, (9)iri hati, (10)hujat, (11)kesombongan, (12)kebebalan.
7:23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

Hati dan pikiran berisi 12 keinginan jahat dan najis yang menyeret hamba Tuhan/ pelayan Tuhan/ anak Tuhan ke dalam dosa, kesusahan, penderitaan, jalan buntu sampai kebinasaan di dalam api neraka, tidak bisa kembali ke Firdaus.
Hati dan pikiran tidak bisa disucikan dengan kekayaan, kepandaian, kedudukan, dll. Hanya pedang firman yang bisa menyucikan.

Jika kita menerima pekerjaan firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua (pedang firman) yang menyucikan hati dan pikiran dari 12 keinginan jahat dan najis, maka hati bisa diisi dengan 12 roti yang disusun menjadi 2 susun, masing-masing 6 buah (= 6 6), menunjuk Alkitab (firman pengajaran yang benar), yang membuat kita bisa taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

Contohnya adalah Yesus.

Filipi 2:8-10

2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

Yesus rela mengalami percikan darah, taat sampai mati di kayu salib. Karena itu Yesus mendapat nama di atas segala nama, nama yang berkuasa.
Jika kita taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara, maka kita akan mendapatkan nama Yesus yang berkuasa. Nama Yesus dimeteraikan dalam kehidupan kita sehingga kita juga mengalami kuasa nama Yesus.

Permulaan ketaatan adalah dalam baptisan air, kita dikuburkan dalam air dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kita mendapat nama Yesus.

Hasilnya adalah:
  1. Kita mengalami kuasa keselamatandalam nama Yesus.
    Kisah Rasul 4:12
    4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

    Keselamatan secara rohani sama dengan tidak mengalami penghukuman Tuhan, tidak binasa, melainkan mendapat hidup kekal.
    Keselamatan secara jasmani adalah nama Yesus sanggup memelihara kita ditengah kesulitan dunia dan melindungi kita dari celaka, mara bahaya, sampai melindungi dari hukuman Tuhan.

  2. Kuasa kemenanganatas setan tritunggal.
    Filipi 2:10-11
    2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
    2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    Kuasa kemenangan atas setan yang merupakan sumber masalah dan pencobaan, semua masalah diselesaikan oleh nama Yesus.
    Kuasa kemenangan atas setan yang merupakan sumber kegagalan, kita menjadi berhasil.
    Kuasa kemenangan atas setan yang merupakan sumber dosa, kita menang atas dosa sehingga bisa hidup benar dan suci.

  3. Kita mengalami kuasa keindahan.
    Ibrani 1:3-4
    1:3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
    1:4. jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

    Artinya:
    1. Kita dipakai oleh Tuhan untuk membawa kabar baik dan kabar mempelai sehingga perjalanan hidup kita menjadi indah.
      Roma 10:15
      10:15 Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

    2. Kuasa nama Yesus memberikan masa depan yang indah.

    3. Kuasa nama Yesus mengubahkan hidup kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Makin diubahkan, hidup kita makin indah. Sampai suatu waktu kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan, menjadi yang terindah, kita bisa terangkat ke awan-awan untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Kita kembali ke Firdaus, sampai masuk Yerusalem Baru.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Persekutuan di Kartika Graha Malang V, 27 Oktober 2016 (Kamis Sore)
    ... kepadamu Jangan makan dari padanya maka terkutuklah tanah karena engkau dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu 'perkataan isterimu' hati-hati jangan mendengarkan perkataan orang tetapi perkataan TUHAN YANG HILANG ADALAH BERKAT TUHAN. Berkat TUHAN berubah menjadi kutukan. Suara siapa saja kalau bertentangan dengan firman TUHAN jangan didengar ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 September 2015 (Sabtu Sore)
    ... di awan-awan yang permai masuk Perjamuan Kawin Anak Domba. Lanjut masuk Firdaus yang akan datang atau Kerajaan tahun damai. Lanjut masuk Yerusalem Baru selamanya. Jadi arah pengikutan kita kepada Yesus adalah menuju Yerusalem Baru lewat jalan salib perjalanan hari . Perjalanan menuju Yerusalem Baru sama dengan perjalanan bangsa Israel menuju ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 24 Juni 2012 (Minggu Sore)
    ... dari Ibadah Raya Surabaya Juni . ay. - sikap terhadap salib diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya Juni . ay. - waktu penyaliban mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya Juni . Matius - . Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. . Kira-kira jam ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Juni 2023 (Kamis Sore)
    ... api Roh Kudus. Meja Roti Sajian ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci. Kita bersekutu dengan Allah Anak dalam firman pengajaran benar dan korban Kristus perjamuan suci . Kita mengalami penyucian oleh api firman Allah. Mezbah Dupa Emas ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan. Kita bersekutu dengan Allah Bapa dalam kasihNya. Kita ...
  • Ibadah Persekutuan di Kartika Graha V Malang, 24 September 2015 (Kamis Sore)
    ... Mempelai makanan keras. Korintus - Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga maka ia tertutup untuk mereka yang akan binasa yaitu orang-orang yang tidak percaya yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus yang adalah gambaran Allah. Matius Waktu tengah malam ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Agustus 2016 (Kamis Sore)
    ... jasmani adalah hukum Taurat. Ini berarti bahwa bangsa Kafir tidak boleh masuk di dalamnya. Dasar pembangunan Bait Allah rohani adalah hari atau korban Kristus sama dengan anugerah Tuhan yang besar sehingga bangsa Kafir bisa masuk dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus. Jadi jika bangsa Kafir bisa menjadi imam dan raja yang ...
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 20 September 2015 (Minggu Malam)
    ... disebutkan Penyelesaian pembangunan Bait Allah justru pada saat terjadi goncangan atau krisis. Oleh sebab itu sangat salah apabila menunggu diberkati dulu baru mau melayani dan mendukung menunggu tidak ada masalah dan lain sebagainya baru mau melayani justru penyelesaian terjadi pada saat krisis. Untuk menghadapi dua keadaan ini yang dibutuhkan hanyalah Roh ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 April 2018 (Sabtu Sore)
    ... di sekolah sampai saya dengar seorang anak muda tidak bisa ibadah karena kecapekan kuliah bahkan sampai hari Minggu juga tidak bisa ibadah. Ini bodoh karena diperbudak uang dunia. Bodoh sekali Pikiran dan kegiatannya hanya tertuju pada perkara duniawi. Di mana letak kebodohannya Hidupnya sedang mengarah pada pembangunan dunia ini kota Babel ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 08 Februari 2019 (Jumat Sore)
    ... Lucifer yang jatuh menjadi setan dengan roh jahat dan najis. Lucifer adalah penghulu malaikat bidang musik dan pujian. Yesaya - . Wah engkau sudah jatuh dari langit hai Bintang Timur putera Fajar engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi hai yang mengalahkan bangsa-bangsa . Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu Aku hendak ...
  • Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 02 Juni 2011 (Kamis Sore)
    ... pendurhaka baru akan menyatakan dirinya tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya kalau Ia datang kembali. Hamba Tuhan atau pelayan Tuhan yang suka menanduk adalah antikris dan nabi palsu manusia durhaka yang dibinasakan selama-lamanya saat Yesus datang kedua kali. Mengapa terjadi kedurhakaan Matius Dan karena makin ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.